Tips Membina Rumah Tangga Bahagia

Halo PaSuTri (Pasangan Suami Istri) Idaman, setiap keluarga pasti menginginkan rumah tangga yang harmonis. Memiliki anak-anak yang manis, suami istri hidup rukun dan romantis. Tapi yang namanya hidup, kadang tak berjalan mulus. Suka duka mau tak mau harus dijalani dengan tulus. Nah, ini ada “5B rumus” supaya hidup rumah tangga kita tidak penuh kasus.

Beri Sentuhan

PaSuTri, berilah pelukan pada pasangan Anda minimal 3x sehari. Sebab ketika kita memeluk pasangan, maka detak jantung kita akan bertemu. Disitulah ikatan hati akan semakin menguat. Jangan ragu untuk membuat pasangan Anda merasa nyaman dengan pelukan apalagi ditambah kecupan di pipi.

Beri masakan istimewa

Bagi para istri, sesekali manjakanlah lidah suami Anda dengan makanan favoritnya. Tidak harus makanan yang mahal, suami akan menghargai masakan istri yang telah disajikan dengan penuh cinta. Jika Anda belum mahir dalam memasak, mulailah dengan masakan yang sederhana, cobalah resep-resep baru. Buat suasana makan yang menyenangkan. Suami kenyang, istri makin disayang.

Beri perhatian

Para suami, ketika Anda pulang kerja dalam keadaan lelah, ingatlah bahwa istri Anda juga mengalami kelelahan yang sama. Banyak hal yang sudah dikerjakan istri tanpa diketahui para suami. Mengurus anak dan menjaga rumah agar selalu nyaman dipandang bukanlah suatu hal yang gampang. Jadi sesekali, berikanlah perhatian kecil seperti “oleh-oleh” yang dibawa sepulang kerja. [Belikan buah atau cemilan kesukaan istri Anda sudah cukup.]Para istri, perhatikan keadaan pria yang mencari nafkah untuk keluarga Anda. Penuhi segala kebutuhannya, apakah makan dan minumnya cukup, bagaimana dengan bensin motornya, lihatlah sepatunya yang penuh debu, kaos kakinya yang sudah bolong atau jaketnya yang perlu dijahit. Saatnya para istri membenahi jika ada yang rusak disana sini, buatlah suami merasa nyaman dan tampak rapi dengan apa yang melekat ditubuhnya.

Beri waktu

Seringkali ketika persoalan dan masalah datang, dengan segera kita ingin menumpahkannya pada pasangan. Tidak sabar lagi menunggu waktu yang tepat, rasanya sudah ingin meledak. Bayangkan ketika kita sedang dalam kondisi capek, lalu istri atau suami “nyerocos” tentang hutang yang harus dilunasi, tagihan yang harus dibayar, beras dan susu buat si kecil sudah habis. Hmm, bisa dipastikan bahwa pertarungan sengit segera akan terjadi.
Akan berbeda ceritanya jika ketika kita dalam keadaan lelah, pasangan kita datang membawa secangkir kopi dan sepiring pisang goreng hangat, lalu duduk di samping kita. Setelah disruput kopinya dan diicip pisang gorengnya, barulah dengan tenang dan santai kita mulai bercerita. “Pa, sebenernya stok beras kita sudah habis, uang mama cuma cukup untuk beli pisang, jadi kita makan pisang goreng aja ya Pa.”

Para PaSuTri, bijaklah memilih momen yang tepat untuk menceritakan problem Anda. Mudah-mudahan konflik dapat dihindari, jalan keluar dapat dicari.

Beri pemahaman

Jika konflik PaSuTri sudah terlanjur terjadi dan tak bisa dielakkan lagi, ya anggap saja itu sebagai pemanis dalam pernikahan. Namun jangan dibiarkan berlarut, selesaikanlah konflik tersebut secepat mungkin. Kadang beberapa istri memilih diam jika sedang marah pada suami, atau hanya menangis menyendiri. Istri ingin suami mengerti tapi istri tak mau bicara lagi.

Hei, memangnya suami bisa baca pikiran istri? No. Jadi jika ada konflik, berkomunikasilah, beri pemahaman secara jujur dan terbuka. Bicaralah dari hati ke hati, jangan saling diam, seperti siswa SMP yang musuhan sama kawannya. Kapan masalahnya selesai kalau begitu?

Nah, demikianlah beberapa tips membina rumah tangga yang bisa dibagikan, sederhana bukan? Jangan cuma dibaca, mari dipraktikkan. Supaya rumah tangga ayem tentrem. Suami istri podo seneng.

 

Reply