Penyebab dan Gejala Kanker

Saat ini penyakit kanker bukanlah penyakit langka, dimana-mana dapat kita temukan penderita kanker. Kanker dapat menyerang siapa saja tanpa mengenal jenis kelamin dan usia. Penyakit yang cukup ditakuti banyak orang ini memang sungguh berbahaya, maka kita perlu waspada. Mari kita lihat penyebab dan gejalanya.

Penyebab Kanker

Sedikitnya ada 5 hal yang dapat menyebabkan sel-sel normal berubah menjadi sel ganas atau sel kanker. Faktor utama yang menyebabkan kanker itu sendiri sampai sekarang belum diketahui secara pasti, beberapa ahli sependapat bahwa kanker disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya:

  1. Zat Kimia (Karsinogen)

Bahan-bahan yang termasuk ke dalam karsinogenik diantaranya asap rokok, asbestos dan alkohol. Selain itu, zat kimia pada makanan yang diproses berlebihan seperti makanan yang digoreng dalam rendaman minyak yang sudah berkali-kali dipakai juga dapat menyebabkan kanker.

Bisa juga berupa makanan yang mengandung pewarna, perasa, pengawet atau makanan yang ter-kontaminasi logam berbahaya seperti merkuri pada seafood.

  1. Faktor Genetik

Sekitar 5-10% kasus kanker merupakan penyakit yang diturunkan. Pada keluarga tertentu, gen abnormal dapat diwariskan. Jenis kanker yang diwariskan dalam keluarga antara lain kanker payudara, kanker ovarium, kanker prostat atau kolon (usus besar).

  1. Stress Berat

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa stress kronis dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh seseorang yang pada akhirnya dapat menjadi salah satu faktor pencetus terjadinya kanker.

Penelitian lainnya menunjukkan stress juga berpengaruh negatif terhadap hormon yang mengatur perbaikan DNA dan mengatur pertumbuhan sel.

  1. Virus

Virus yang diduga sebagai penyebab terjadinya kanker hati adalah Virus Hepatitis B dan C. Virus yang diduga sebagai penyebab kanker serviks adalah Virus Human Papilloma (HPV). Sedangkan virus yang menyebabkan kanker darah adalah Virus HIV (Human Immunodeficiency Virus).

  1. Bakteri

Penyebab penyakit kanker yang kelima adalah Bakteri. Parasit Schistosoma atau Bilharzia dapat menyebabkan kanker kandung kemih. Penyebab kanker pankreas dan saluran empedu diduga adalah Infeksi Clonorchis sinensis. Dan penyebab kanker lambung adalah Helicobacter pylori.

Gejala Kanker

Setelah kita mengetahui 5 hal penyebab kanker, kita akan membahas tentang gejala kanker. Mengapa kebanyakan kasus kanker terdeteksi saat stadium akhir? Mungkin pertanyaan tersebut pernah terbesit dalam benak Anda.

Pada stadium awal biasanya kanker tidak menimbulkan gejala. Gejala kanker baru muncul ketika telah berkembang menjadi besar dan menekan organ-organ di sekitarnya. Namun, ada beberapa gejala umum yang biasanya semakin lama semakin buruk, diantaranya sebagai berikut :

  1. Adanya benjolan yang tumbuh dan membesar di permukaan kulit.
  2. Perdarahan tidak normal dan sering terjadi, seperti flek atau perdarahan di luar siklus menstruasi, mimisan atau batuk berdarah.
  3. Rasa sakit atau nyeri yang kerap datang serta semakin memburuk dan sulit diobati.
  4. Perubahan dalam kebiasaan buang air besar atau kecil.
  5. Perubahan warna kulit tubuh atau wajah yang menetap (kuning, merah atau coklat).
  6. Penurunan bobot badan secara signifikan (di atas 10 kg) dalam waktu singkat (hitungan bulan) tanpa sebab yang jelas.

Berikut diatas adalah beberapa hal yang menjadi penyebab dan gejala kanker. Ada beberapa tindakan pencegahan yang dapat dilakukan untuk mendeteksi kanker, diantaranya sebagai berikut:

  1. Test pap smear untuk deteksi dini kanker serviks.
  2. Mamografi untuk deteksi dini kanker payudara.
  3. Pemeriksaan dada (chest X-ray) untuk deteksi dini kanker paru.
  4. Pemeriksaan kadar PSA (Prostate Specific Antigen) dalam darah untuk deteksi dini kanker prostat.

Setelah mengetahui beberapa penyebab dan gejala kanker, tidak ada salahnya untuk melakukan tindakan deteksi dini kanker agar kita dapat segera ambil tindakan atau pun penanganan yang terbaik.

Lakukan kebiasaan hidup sehat agar tubuh tetap bugar dan kuat. Jalani hidup dengan semangat, jangan biarkan stress meningkat. Salam sehat!

Reply