Manfaat ASI Bagi Bayi

Seberapa sering Mama mendengar kalimat ini,”ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi”? Ya, pernyataan terbut memang benar. ASI yang telah Tuhan sediakan bagi setiap ibu memang sangat kaya manfaat. Apa sajakah manfaat ASI bagi bayi kita? Mari kita lihat bersama.

Mencerdaskan Otak

Mengapa ASI dianggap dapat mencerdaskan otak? Karena di dalam ASI terdapat kandungan asam lemak pembangun otak (DHA).

ASI juga meningkatkan perkembangan saraf yang dapat mengakibatkan IQ menjadi lebih tinggi bahkan penglihatan anak juga menjadi lebih baik.

Apa saja si kandungan ASI?

ASI mengandung sedikitnya 100 unsur yang tidak ditemukan pada susu sapi dan tidak dapat ditiru dengan tepat pada susu formula.

Protein dalam ASI hampir seluruhnya terdiri dari lactalbumin yang lebih bergizi dan mudah dicerna daripada komponen utama protein susu sapi yaitu kaseinogen, yang digunakan sebagai bahan baku susu formula. Lemak dalam ASI lebih mudah terurai oleh bayi.

Tidak hanya itu, ketika Mama menyusui buah hati, maka dengan sendiri akan terbangun sebuah kedekatan antara ibu dan anak, hal ini pun dapat membantu perkembangan kecerdasan dan dapat meningkatkan IQ anak.

Jadi ketika Mama menyusui, tak ada salahnya sambil mengusap-usap rambut bayi atau punggungnya, supaya buah hati merasakan aliran kasih sayang Mama.

Mengurangi Lemak

Pemberian ASI eksklusif selama sedikitnya 6 bulan atau dapat dilanjutkan sampai usia anak 2 tahun mengakibatkan rendahnya tingkat kegemukan (obesitas) anak dimasa mendatang.

ASI juga dapat memperkecil terjadinya kelebihan berat badan pada bayi dan mengurangi resiko terserang penyakit kanker pada anak.

Jika Mama sudah memberi ASI dengan baik dan cukup, Mama tak perlu kuatir anak Mama mengalami obesitas ketika dewasa kelak. Wow, begitu mengagumkan manfaat ASI bagi bayi Mama, mari kita lihat manfaat yang lainnya!

Mencegah Berkembangnya Kuman

ASI sangat mudah dicerna, jadi bagi yang diberi ASI hampir tidak pernah mengalami sembelit. ASI juga membunuh kuman penyebab diare dan mendorong tumbuhnya bakteri bermanfaat dalam saluran pencernaan, ini menyebabkan anak Mama jarang mengalami diare. Betul kan Ma?

Tidak menimbulkan Alergi

Beberapa bayi mengalami alergi pada susu sapi, karena susu sapi mengandung betalaktoglobullin yang dapat memicu reaksi alergi dengan bermacam-macam gejala.

Susu kedelai yang sering disarankan sebagai pengganti susu sapi pun tetap dapat menimbulkan alergi.

Berbeda dengan ASI, hampir tidak pernah ada bayi yang alergi terhadap ASI ibunya. Penelitian juga menyebutkan bahwa bayi yang diberi ASI lebih jarang menderita asma dibandingkan dengan bayi yang diberi susu formula.

Membantu mencegah kerusakan gigi

ASI jauh lebih baik dari susu formula yang pada umumnya mengandung gula, sehingga membantu mencegah kerusakan gigi. Bayi yang diberi ASI lebih jarang mengalami gigi berlubang daripada bayi yang diberi susu formula.

Menyusui dapat mendorong pertumbuhan rahang bayi yang baik, mendorong pertumbuhan gigi lurus dan sehat serta langit-langit mulut secara optimal, karena mengisap puting susu memerlukan lebih banyak tenaga daripada mengisap botol.

Nah, demikianlah manfaat ASI bagi bayi yang dapat dibagikan. Ayo Mama, berikan ASI sebanyak-banyaknya bagi buah hati kesayangan kita.

ASI adalah makanan terbaik yang tidak pernah basi, tanpa bahan pengawet, selalu hangat dari sumbernya dan tidak pernah kadaluwarsa. Tetap semangat menyusui, demi buah hati yang cerdas, sehat, dan aktif. Selamat menyusui dengan cinta.

Reply